Sibuknya Dria (1)..

Bulan Mei ini, Dria sibuk banget karena banyak kegiatan. Well, banyak banget untuk ukuran bayi usia 3 bulan sih. Hehehe.. Walaupun kegiatannya banyak, alhamdulillah Dria tetap sehat & aktif. Setelah sudah bisa tengkurap sambil angkat-angkat lehernya di 2.5 bulan usianya, sekarang Dria lagi aktif menggunakan tangannya. Dria sudah bisa mengambil barang yang disodorkan lalu memegang & mengarahkannya ke mulut untuk digigit-gigit. Makanya sekarang mainannya Dria harus mainan yang aman secara bahan & bentuk. Tetap sehat & aktif ya, Nak.. πŸ™‚

Her First Trip

Tepat di usianya yang ke-3 bulan, gw & suami membawa Dria pergi menyebrangi Selat Sunda menuju kota Bandar Lampung untuk berkumpul dengan keluarga besar suami, termasuk mertua gw yang belum bertemu Dria semenjak Dria lahir. Walaupun perginya cuma 2 hari, persiapan perginya udah kayak mau pergi seminggu. Haha!! Gw yang merasa sudah sangat ahli dalam kemampuan packing *halah*, tiba-tiba merasa ciut & ga PD sewaktu menyiapkan keperluan Dria selama pergi. Khawatir ada barang yang ga kebawa, cemas sepanjang jalan Dria akan rewel, takut Dria bakal sakit karena kecapekan atau ketularan virus, dan banyak lain-lainnya. Dan ternyata traveling dengan bayi itu bukan cuma perlu menyiapkan barang-barangnya ya, tapi juga mental orangtuanya. πŸ™‚ Satu minggu sebelum keberangkatan, gw sudah beberapa kali WhatsApp dokternya Dria untuk tanya ini itu. Salah satu usaha gw untuk mempersiapkan mental lah. :mrgreen:

Dria duduk manis di car seat-nya

Dria duduk manis di car seat-nya

Kekhawatiran gw kalau Dria bakal rewel sepanjang perjalanan ternyata ga terbukti sepenuhnya. Ketika perjalanan darat, Dria bisa duduk tenang di car seat atau di pangkuan gw, sedangkan selama di kapal feri Dria tidur digendong bapaknya. Kecemasan-kecemasan lainnya juga alhamdulillah ga terjadi, Dria tetap sehat sampai kami tiba kembali di rumah. She’s been a good girl along the trip. Thank God! πŸ˜€

Vaccine Time

Dua hari setelah pulang dari Lampung adalah waktunya Dria imunisasi. Jadwal imunisasi bulan Mei ini adalah PCV & Rotavirus. Berdasarkan info dari dokternya Dria, PCV adalah imunisasi untuk mencegah bakteri penyebab radang paru, sedangkan Rotavirus berfungsi untuk mencegah diare. Vaksin PCV diberikan melalui suntikan di paha, sedangkan vaksin Rotavirus diberikan dengan diteteskan ke mulut. Dria tampak menikmati vaksin tetesnya & hanya menangis sebentar saat disuntik. Anak mama pintaarrr.. :mrgreen:

PhotoGrid_1401619912727

data imunisasi Dria

Walaupun dokter sudah memberikan daftar harga vaksin PCV & Rotavirus ini pada imunisasi bulan lalu, gw tetap aja shock ketika petugas kasir memberi tahu total biayanya. Di RS Hermina Galaxy, vaksin PCV yang bernama Synflorix harganya Rp564,900, sedangkan vaksin Rotavirus yang bernama Rotarix harganya Rp293,200. Itu pun masih ditambah biaya dokter & administrasi imunisasi, jadi total yang gw bayar adalah sekitar 1,1 juta. Ini mah wajib disimpen baik-baik kuitansinya buat di-reimburse ke kantor suami, bisa mewek gw klo kuitansinya hilang. πŸ˜€

Cerita sibuknya Dria berlanjut ke postingan berikut ya.. πŸ™‚

Tentang Menyusui..

Breast milk is best for your baby, and the benefits of breastfeeding extend well beyond basic nutrition. Baby Center.

Semenjak awal kehamilan, gw sudah berniat memberikan ASI untuk anak gw kelak. Waktu itu, gw sama sekali belum tau apa itu istilah ASI Eksklusif, MPASI, & pengetahuan menyusui lainnya. Yang gw tau waktu itu cuma bahwa gw punya 2 alasan kenapa gw berniat memberikan ASI untuk anak gw. Pertama, ASI itu sifatnya given. Gw percaya sesuatu yang diciptakan oleh Sang Pencipta itu tidak ada yang sia-sia & pasti memiliki manfaat yang ga bisa disamain dengan manfaat hasil ciptaan teknologi. Manfaat ASI ga akan bisa disamain oleh manfaat susu formula. Kedua, ASI itu gratis. Cukup jelaslah, karena gratis itu gw jadi bisa berhemat & hemat itu gw banget!! Hehehehe.. :mrgreen:

Sama seperti ketika memandikan untuk pertama kalinya, menyusui Dria juga awalnya sempat bikin gw ngerasa ga bisa melakukannya. Pada hari-hari awal kelahirannya, Dria cuma mau nen di sebelah kanan. Alhasil, payudara kiri gw mengeras & bengkak seperti batu, ujung-ujungnya gw meriang ga karuan. Padahal solusinya adalah memerah, tapi itu ga kepikiran gw lakukan, maklumlah ibu baru. πŸ˜› Untungnya, di hari keempat Dria sudah mau nen di kedua payudara. Alhamdulillah.. πŸ™‚

Selain itu, masalah puting lecet sampai berdarah pun gw alami. Katanya sih, lecet itu akibat pelekatan antara payudara & mulut bayi yang belum tepat. Rasanya perih banget sampe bikin gw takut untuk menyusui. Gw pernah melewati masa dimana gw deg-degan & merasa resah kalau Dria bangun dari tidurnya & minta nen. Olesan sisa ASI & salep resep dari dokter kurang mempan mengurangi rasa perihnya, tapi gw cocok pakai It’s Your Body Lanolin Nipple Balm-nya Mothercare. Olesan ini praktis karena payudara ga perlu dibersikan setelah pemakaian. Tapi lecet-lecetan ini ga lama sih, cuma 1.5 bulan pertama aja. Ga tau deh gimana kalau Dria sudah tumbuh gigi nanti. πŸ˜€

Lalu di bulan pertamanya, Dria pernah rewel banget yang katanya sih colic. Apa itu colic?

Dalam situasi tertentu, bayi mulai seringkali menangis sekitar dua sampai tiga minggu setelah lahir. Ini terjadi terutama di malam hari, dan akhirnya berhenti saat bayi berusia sekitar tiga bulan (kadang-kadang lebih). Ketika bayi menangis, ia sulit sekali ditenangkan, meskipun digendong, ditimang atau diajak jalan-jalan, tapi hanya sementara. International Breastfeeding Center.

Penyebab colic macam-macam, salah satunya adalah alergi produk susu sapi atau makanan pencetus alergi lainnya yang diserap bayi melalui ASI dari makanan yang dikonsumsi oleh ibunya.

One of the things the doctor might consider is whether your baby might have an intolerance for or anΒ allergyΒ to cow’s milk protein. Although it doesn’t cause colic, it is one of the culprits of tummy trouble that mimics colic.Β Baby Center.

Itu sebabnya sampai tulisan ini dibuat, gw masih puasa semua makanan atau minuman yang bahannya mengandung susu sapi seperti keju, es krim, biskuit, roti, kue dll. Kenapa? Katanya sih, karena susu sapi itu proteinnya tinggi sehingga masih sulit dicerna oleh bayi. Sekarang kalau mau beli makanan, gw bukan cuma melihat label harganya tapi juga kandungan pada kemasannya. :mrgreen: Selain itu gw juga puasa kacang-kacangan, termasuk kacang panjang & buncis. Oiya, kalau kacang hijau atau kacang kedelai gapapa karena walaupun namanya kacang, tapi mereka ini adalah biji-bijian.

Alhamdulillah kegiatan menyusui Dria masih lancar sampai saat ini. Target jangka pendek gw adalah Dria bisa mendapatkan hak ASI Eksklusif-nya selama 6 bulan. Semoga gw & Dria sehat selalu supaya targetnya terlaksana. Aamiin.. πŸ™‚

keep-calm-and-breastfeed-on-7

*) gambar diambil dari sini.

Thank You, Technology..

Sejak menjadi ibu baru, gw ga bisa jauh-jauh dari telepon genggam gw. Lah? :mrgreen: Iya, gw belajar banyak melalui HP gw. Cari info di Google & Twitter, minta referensi dari teman yang sudah punya anak melalui WhatsApp & dibantu oleh beberapa aplikasi untuk ini itu tentang dunia per-bayi-an.

Adanya aplikasi yang bisa diunduh ke telepon genggam ini benar-benar membantu ibu baru macam gw. Mulai dari info perihal warna pup bayi hingga mencatat jadwal imunisasi. Apa saja aplikasi andalan gw dalam mengurus Dria? Ini daftarnya, siapa tau bermanfaat juga buat para ibu baru lainnya. πŸ™‚

1. My Baby Today

Aplikasi ini adalah mobile app-nya Baby Center. Aplikasi ini juara banget deh untuk segala informasi perihal pertumbuhan bayi & masalah-masalahnya. Sama seperti versi web-nya, aplikasi ini mengharuskan kita untuk sign in menggunakan email agar data bayi bisa disimpan. Setelah data bayi terdaftar, ada tab Calendar yang berisi info, masalah & things to do yang sesuai dengan usia bayi kita, usianya hari per hari loh, ga cuma mingguan atau bulanan. Gw sih ngerasa amat sangat terbantu dengan aplikasi ini, terutama ketika masa-masa Dria lagi kolik. Oiya, aplikasi ini ga cuma berisi tentang bayi, tapi juga ibu. Info soal baby blues & kondisi jahitan setelah operasi caesar juga ada. So helpful!! πŸ˜€

My Baby Today by Baby Center

My Baby Today by Baby Center

 

2. Baby Care

Baby Care adalah aplikasi untuk mencatat setiap detil kegiatan & tumbuh kembang bayi. Di awal kelahiran Dria, gw harus menyusui setiap 2 jam sekali & memantau berapa kali BAB & BAK-nya dalam sehari. Nah, aplikasi ini membantu banget ketimbang gw harus mengingat-ingat & mencatatkannya di kertas. Gw masih menggunakan aplikasi ini untuk memantau pertumbuhan Dria berdasarkan chart WHO & untuk mencatat info & jadwal tentang imunisasi Dria. Bermanfaat banget kan? πŸ™‚

Baby Care

Baby Care

 

3. Baby Sleep Instant

Nah, aplikasi ini gw gunakan untuk meninabobokan Dria kalo lagi rewel. Aplikasi ini berisi berbagai bunyi-bunyian untuk menenangkan bayi. Ada bunyi Music Box, Shush, bahkan bunyi Hair Dryer juga ada. Katanya sih, bunyi hair dryer, mesin cuci & vacuum cleaner itu bisa bikin bayi tenang karena mengingatkan bayi kepada keadaan di dalam rahim dulu. Dria kalo lagi susah tidur pasti gw puterin bunyi Music Box & it works. πŸ™‚

Baby Sleep Instant

Baby Sleep Instant

 

Β Ketiga aplikasi di atas bisa diunduh gratis dari Play Store.Β Thank you, technology! πŸ˜€