Tentang Menyusui..

Breast milk is best for your baby, and the benefits of breastfeeding extend well beyond basic nutrition. Baby Center.

Semenjak awal kehamilan, gw sudah berniat memberikan ASI untuk anak gw kelak. Waktu itu, gw sama sekali belum tau apa itu istilah ASI Eksklusif, MPASI, & pengetahuan menyusui lainnya. Yang gw tau waktu itu cuma bahwa gw punya 2 alasan kenapa gw berniat memberikan ASI untuk anak gw. Pertama, ASI itu sifatnya given. Gw percaya sesuatu yang diciptakan oleh Sang Pencipta itu tidak ada yang sia-sia & pasti memiliki manfaat yang ga bisa disamain dengan manfaat hasil ciptaan teknologi. Manfaat ASI ga akan bisa disamain oleh manfaat susu formula. Kedua, ASI itu gratis. Cukup jelaslah, karena gratis itu gw jadi bisa berhemat & hemat itu gw banget!! Hehehehe..:mrgreen:

Sama seperti ketika memandikan untuk pertama kalinya, menyusui Dria juga awalnya sempat bikin gw ngerasa ga bisa melakukannya. Pada hari-hari awal kelahirannya, Dria cuma mau nen di sebelah kanan. Alhasil, payudara kiri gw mengeras & bengkak seperti batu, ujung-ujungnya gw meriang ga karuan. Padahal solusinya adalah memerah, tapi itu ga kepikiran gw lakukan, maklumlah ibu baru.😛 Untungnya, di hari keempat Dria sudah mau nen di kedua payudara. Alhamdulillah..🙂

Selain itu, masalah puting lecet sampai berdarah pun gw alami. Katanya sih, lecet itu akibat pelekatan antara payudara & mulut bayi yang belum tepat. Rasanya perih banget sampe bikin gw takut untuk menyusui. Gw pernah melewati masa dimana gw deg-degan & merasa resah kalau Dria bangun dari tidurnya & minta nen. Olesan sisa ASI & salep resep dari dokter kurang mempan mengurangi rasa perihnya, tapi gw cocok pakai It’s Your Body Lanolin Nipple Balm-nya Mothercare. Olesan ini praktis karena payudara ga perlu dibersikan setelah pemakaian. Tapi lecet-lecetan ini ga lama sih, cuma 1.5 bulan pertama aja. Ga tau deh gimana kalau Dria sudah tumbuh gigi nanti.😀

Lalu di bulan pertamanya, Dria pernah rewel banget yang katanya sih colic. Apa itu colic?

Dalam situasi tertentu, bayi mulai seringkali menangis sekitar dua sampai tiga minggu setelah lahir. Ini terjadi terutama di malam hari, dan akhirnya berhenti saat bayi berusia sekitar tiga bulan (kadang-kadang lebih). Ketika bayi menangis, ia sulit sekali ditenangkan, meskipun digendong, ditimang atau diajak jalan-jalan, tapi hanya sementara. International Breastfeeding Center.

Penyebab colic macam-macam, salah satunya adalah alergi produk susu sapi atau makanan pencetus alergi lainnya yang diserap bayi melalui ASI dari makanan yang dikonsumsi oleh ibunya.

One of the things the doctor might consider is whether your baby might have an intolerance for or an allergy to cow’s milk protein. Although it doesn’t cause colic, it is one of the culprits of tummy trouble that mimics colic. Baby Center.

Itu sebabnya sampai tulisan ini dibuat, gw masih puasa semua makanan atau minuman yang bahannya mengandung susu sapi seperti keju, es krim, biskuit, roti, kue dll. Kenapa? Katanya sih, karena susu sapi itu proteinnya tinggi sehingga masih sulit dicerna oleh bayi. Sekarang kalau mau beli makanan, gw bukan cuma melihat label harganya tapi juga kandungan pada kemasannya.:mrgreen: Selain itu gw juga puasa kacang-kacangan, termasuk kacang panjang & buncis. Oiya, kalau kacang hijau atau kacang kedelai gapapa karena walaupun namanya kacang, tapi mereka ini adalah biji-bijian.

Alhamdulillah kegiatan menyusui Dria masih lancar sampai saat ini. Target jangka pendek gw adalah Dria bisa mendapatkan hak ASI Eksklusif-nya selama 6 bulan. Semoga gw & Dria sehat selalu supaya targetnya terlaksana. Aamiin..🙂

keep-calm-and-breastfeed-on-7

*) gambar diambil dari sini.

One Response to Tentang Menyusui..

  1. quinie says:

    gua sama suami juga bertekad ASI. Walau gag sehebat ibu2 lain yang bisa nyetok ASI hingga freezernya penuh dan butuh lemari es khusus untuk stok ASIP mereka.
    Gua cuma bisa stok 2toples selai, itupun gag lama kemudian segera disusuin. Ahahaha.
    Anyway, komitmen ngasih ASI itu bener2 sesuatu bangeddd…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: