Please Call Her Dria..

Sebagai pasangan baru menikah yang langsung dikaruniai anak, gw & suami sangat bersemangat untuk setiap hal tentang calon anak kami, termasuk nama. Sebelum jenis kelamin anak diketahui, kami bahkan sudah merancang pilihan-pilihan nama untuk anak lelaki & perempuan.:mrgreen:

Latar Belakang Pemilihan Nama

Gw, entah sejak kapan, sudah punya keinginan sendiri untuk menamai anak. Filosofi nama menurut gw, haruslah sesuatu yang bermakna dalam & luas, bukan sekedar berarti cantik, tampan, baik hati ataupun jenis kata sifat lainnya. Selain itu, gw juga selalu ingin menggunakan nama yang kata-katanya lekat dengan bahasa Indonesia. Bukannya sok nasionalis, tapi buat gw masih banyak kata dalam bahasa Indonesia yang terdengar sangat menarik. Terus, nama anak gw juga maksimal 3 kata saja. Kasian anak gw pas ujian kalo namanya kepanjangan.😛

Maritza Vaddria Hanif

Kata ‘Dria’ sudah ada di daftar pilihan gw sejak awal kehamilan. ‘Dria’ adalah turunan kata dari kata ‘Indera’. Esensi kata ‘Indera’ yang gw maksud ini bukan sekedar 5 panca indera aja, tapi juga sensitivitas & empati yang berasal dari hati. Harapannya agar kelak Dria cukup sensitif untuk mengenal dirinya sendiri, sensitif untuk membedakan & memilah-milah mana yang baik & mana yang buruk baginya. Gw juga berharap Dria memiliki empati supaya bisa selalu bersyukur. Aamiin..

Memasuki kehamilan bulan ketujuh, suami gw ingin menamai anak kami sebuah nama yang berasal dari bahasa Arab. Setelah diskusi panjang, gw setuju asalkan nama tersebut ga keberatan arti & ga terkesan terlalu Arabic. Suami akhirnya mulai membuat daftar nama-nama yang sesuai kriteria tersebut. Kata ‘Maritza’ ada di dalam salah satunya, artinya juga bagus yaitu yang diberkahi Allah SWT. Selain tidak terkesan Arabic, artinya pun menjadi sebuah doa.

Nah, kalo kata ‘Hanif’ sih udah jelas lah ya darimana asalnya. Idenya adalah kalau anak perempuan, gw mau harus ada nama bapak di belakang namanya, sedangkan kalau anak lelaki ga harus ada. Kenapa? Karena ketika anak perempuan menikah, yang jadi walinya adalah ayah kandungnya sedangkan anak lelaki tidak. Sesimpel itu aja alasannya.

Tiga kata sudah ada, terus apa deh yang kurang? Ya jelas kurang donk kalo potongan nama gw belum ada di situ. Masak emaknya yang udah bawa Dria kemana-mana selama 9 bulan ga kebagian. Hehehehe..😛 Jadilah gw ngotak-atik dimana nama gw akan muncul & ‘Vaddria’ adalah jawabannya. Huruf VAD berasal dari 3 huruf nama awal gw yang dibalik urutannya.

So, Maritza Vaddria Hanif adalah indera-nya Hanif & Davinna yang diberkahi Allah SWT. Semoga kehidupan Dria kelak selalu mendapat berkah dari Allah SWT. Aamiin.. Oiya, please call her Dria.🙂

Dria sewaktu akan pulang dari Hermina Galaxy..

Dria sewaktu akan pulang dari Hermina Galaxy..

3 Responses to Please Call Her Dria..

  1. quinie says:

    iya bener bangettt, nama emaknya kudu ada dong di nama anaknya. busettt, setok poto lu dari RS banyak juga ya.
    eh iya, lu pake jasa poto yg dari rs itu ga? gua pake, tapi pas kita mau pulang katanya ga bisa dadakan dan ga poto2 sampe sekarang, padahal udah bayar.

    ps. oiya, gua baru tau dria itu artinya indera. wahhh keren juga pemilihan nama lu. tau gitu, gua minta advice dari lu, berhubung namanya arman pending kelamaan. ahahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: