Niat ke Trowulan Itu..

“Sudah pernah ke Trowulan?”

“Coba kamu ke Trowulan deh, banyak situs & candi peninggalan Majapahit di sana.”

”Wah… Pencinta candi belum afdol kalau belum pernah ke Trowulan.”

 

Begitulah kira-kira perkataan orang-orang tentang Trowulan. Iya gw tau kalau Trowulan itu konon adalah letak dari ibukota Kerajaan Majapahit. Gw juga tau kalau di kota itu banyak candinya. Tapi sebegitu harusnyakah gw, yang mengaku sebagai pencinta candi, untuk menjelajahi salah satu kecamatan di Kabupaten Mojokerto itu?

Sejak gw memulai pekerjaan gw memburu candi di tahun 2007, belum pernah sekali pun gw menginjakkan kaki di propinsi Jawa Timur. Buruan candi gw selama ini masih di seputaran Jawa Barat, Jawa Tengah & Yogyakarta. Jadi gw rasa ini tahunnya Jawa Timur kan? Dan tempat di Jawa Timur yang gw rasa cukup pantas menjadi pembuka perburuan candi sepertinya memanglah Trowulan. So, this is the perfect time to visit Trowulan, via Yogyakarta tentu saja. *Yogya sudah menjadi nama kota yang teramat sulit untuk diabaikan. :mrgreen:*

Gw pun lalu melempar ide Trowulan itu kepada 3 orang teman gw, Cita, Atit & Yoso. Mereka bertiga adalah teman gw sewaktu berburu benteng klasik di Banten Lama. Respon positif gw dapat dari Cita & Atit. Ajak beberapa kenalan yang kira-kira tertarik untuk ikut, akhirnya terkumpullah 5 orang yaitu gw, Cita, Atit, Gandi & Thoni. Syarat untuk ikut dalam ekspedisi ini mudah koq, yaitu tertarik kepada situs-situs sejarah & ga rewel ketika harus terik2an di bawah matahari & berpeluh2 hanya untuk melihat batuan-batuan kuno. Susun itinerary, hitung-hitung budget, email-emailan & telpon sana-sini kami lakukan untuk perjalanan ini. Singkat cerita, setelah melalui beberapa halangan, hanya gw, Cita, Gandi & Thoni yang confirmed untuk pergi. Untuk menjaga total patungan per orang, Cita pun berinisiatif mencari tambahan peserta melalui milis komunitas IBP (Indo Backpacker) & dari sinilah peserta kami bertambah oleh Mas Robert asal kota Solo. Kami sangat siap berangkat!!😀

Perjalanan Trowulan via Yogyakarta pun sudah terlaksana dengan (agak) sukses & sangat menyenangkan. Kami semua kini sudah tiba di kota masing-masing dengan selamat, sentosa tanpa kurang suatu apapun. Terima kasih kepada Allah SWT atas izin & perlindunganNya dalam perjalanan ini. Terima kasih kepada Mama gw tercinta yang sudah ikhlas akan pilihan putri semata wayangnya ini untuk bergelut dengan candi & situs-situs sejarah yang selalu membuat kulit gw terbakar gesang, instead of mencari calon suami untuk menikah. *I love u & owe u so much, Mom..* Terima kasih kepada Tante Santi, Om Welly, Rama serta seisi rumah di Sleman yang selalu berbaik hati menerima kedatangan gw selama singgah di Yogyakarta. *I kinda miss Edo, though..* Terima kasih kepada Pak Sumadi & seluruh pengurus Mahavihara Mojopahit yang menerima kedatangan kami dengan besar hati walaupun keyakinan kami tidaklah sama. Mohon maaf kepada seluruh teman-teman Bol Brutu, maaf sudah mengecewakan tidak hadir di acara Gathering Bol Brutu di Candi Barong karena sebuah tindakan yang seharusnya tidak perlu terjadi. Terima kasih kepada Mba Erna, Sari, Nanung & Eno untuk kebaikan & sambutan yang menyenangkan di Yogyakarta. Terima kasih kepada Bli Putu, Wijna, Andreas & Mas Arief Budi untuk informasi-informasi Trowulannya. Terima kasih kepada semua pihak tak tersebut yang mendukung perjalanan ini.

Ancient world rules!!:mrgreen:

16 Responses to Niat ke Trowulan Itu..

  1. zulhaq says:

    Bener2 pecinta candi. Udah sembuh berarti ya, Vin?

  2. atita says:

    Senangnya, happy to read it. You guys made it!
    more more! pake poto ama sejarah dikit (ngelunjak).
    Mudah-mudahan Tuhan berkehendak untuk trip selanjutanya and i’m in🙂
    *jawiljawilpipioma*

  3. fajar says:

    Udah nyoba Sambel Wader blm mbak di Deket Kolam Segaran… enak lho..!!!! saya dr Jogja naek Motor Hanya minta izin ke BP3 Mojokerto n sempat tidur2an di Rumah Ir Henry Meclaine Pont Arkeolog n Arsitek Belanda yg jatuh cinta dgn Trowulan

  4. Gandi Wibowo says:

    “Perjalanan Trowulan via Yogyakarta pun sudah terlaksana dengan (agak) sukses & sangat menyenangkan.”

    Kenapa harus ada yang didalam kurung? mohon diperjelas ;))

  5. fajar says:

    enak naek motor Lho VS bus Sumber Kencono

  6. bonando_siregar says:

    salam kenal mbak,saya bonando siregar.
    Saya mau nanya,kalau dr yogya ke trowulan baiknya naek apa?bus ato kereta?
    Trus nama busnya?
    Berapa lama perjalanannya dan biayanya?:-)
    Mohon bantuannya ya,thx mbak.

  7. decungkringo says:

    salam pecinta candi juga kakak, hahahaha tentunya pecinta lawan jenis juga dong,
    sudah ekspedisi ke candi mana saja kak ?
    kalo dari solo kasih ide dong naik apa kesananya… target depan pergi ke trowulan ini🙂

    salam kenal

    • Vinna says:

      hai.. naik kereta atau bus aja, turunnya di mojokerto..

      smoga nyampe trowulan..🙂

      • decungkringo says:

        kereta naik apa kak ?
        kalo di mojokerto nanti kearah candi candi nya susah nggak transportasinya ?
        boleh share rute ke candi yang enak gak di trowulan…
        terima kasih

        • Vinna says:

          kereta apapun yg bisa turun di mojokerto..

          dari mojokerto bisa nyewa ojek untuk keliling2 candi/situs di trowulan..

          rute dari mojokerto kira2 Gapura Wringin Lawang – Candi Minak Jinggo – Kolam Segaran – Museum Trowulan – Gapura Bajangratu – Candi Tikus – Situs Sumur Upas – Situs Umpak – Situs Lantai Segi Enam – Candi Gentong – Candi Brahu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: