di 10 Hari Terakhir..

“Stop!!!”

Seakan ga mendengar teriakan gw, ia terus melenggang. Tanpa beban.

“Wait.. Wait.. We can talk about it first. Please stop & wait.”

Ia hanya menoleh, tapi terus saja melaju.

“Can you please just stop for awhile? Pleaseee..”, rengek gw sekali lagi.

Lagi2 tanpa berhenti, ia hanya tersenyum tipis tanpa bicara. Senyumnya berkata bahwa tak pernah akan ada kompromi.

“Tolong berhenti sebentar saja.. Tolong..”, suara gw sudah kehabisan daya untuk memintanya berhenti.

Ia masih terus melangkah. Pasti & tanpa henti.

Dan ia pun meninggalkan gw sendiri di lorong masa, untuk kesekian kalinya.

50 Responses to di 10 Hari Terakhir..

  1. essajiwa says:

    Yeaaaaa PERTAMAAAX kuw yang Pertamax…

    Vin… H-10 ya? Terimalahh kawan…tak perlu menentang fitrah manusia.. *ikut tertawa tipis*

  2. Mawi Wijna says:

    coba diberhentikan di lampu merah mbak, sekaligus diriku minta ijin untuk mengamankan komentator KeduaX😀

  3. Wempi says:

    Yang vinna panggil ialah wempi, karena wempi blon kenal siapa yang manggil… makanya wempi melenggang…. kangkung….

  4. Triunt says:

    Nah, kalo Lampu merah kagak mempan.
    itu di palang kereta api.
    pasti berenti dia hehe.🙄

  5. zulhaq says:

    Ah, tak punya telingakah dia? Kenapa panggilan hati itu tak di hiraukan???

    Apakah dia tak punya hati juga? Oh…atau dia lupa, harusnya dia berjalan mundur kalo memang tak mampu untuk berbalik badan.

    Seandainya, itu diriku, aku akan kembali dan terus berjalan kembali walu tak ada panggilan🙂

    *jiahhh kesurupan setan betina, bahasanya jd sok manis gw* hihihihi…

  6. zulhaq says:

    Bahasanya dalam banget yah, penuh makna…

    Yakinlah, dia pasti akan kembali, pasti!!!

    Dia pergi bukan karena ingin pergi, dia tak menoleh bukan karena tak mendengar. Dia hanya tak yakin dengan panggilan itu…

    Dia memang yakin akan kata hatinya, kalo panggilan itu untu NYA, tapi rasa tak percaya diri menundukkan keinginan untuk menoleh

    Yakinlah…dia akan kembali untukmu🙂

  7. Bila sudah menjadi suratan takdir maka ikhlas dapat melumerkan lorong waktu tersebut.
    Bukankah Ia hanya sejauh doa?

  8. ALRIS says:

    Manggilnya kurang keras, jadi gak kedengaran. Salam kenal.

  9. Gandi Wibowo says:

    Setuju ma essa.. terima aja.. Gak usah menentang fitrah manusia, Karena waktu gak bakal pernah berhenti, melambat, mempercepat, atau berjalan mundur. Dia selalu begitu, berjalan dengan arah yang sama, dan kecepatan yang sama sejak di ciptakan. Waktu gak bakal bisa ngejawab, apa lagi menyelesaikan persoalan.

  10. Hariez says:

    setiap langkahnya, dia ragu akan panggilan itu. dan mengapa 10 hari terakhir ?🙄

    • Vinna says:

      dy ga ragu, mas.. cm aja dy emng ga bs kembali..

      mengapa 10 hari terakhir? tggu jwbnnya 7 hari lagi..😀

  11. antokoe says:

    kalo perlu bangun tembok didepannya,….keep trying

  12. bandit sp™ says:

    Jika melepasnya tak membuatmu bahagia, (atau jika bersamanya membuatmu bahagia) jangan berhenti “hanya memintanya berhenti”… knapa tidak di kejar?

    *nyodorin sepeda…😀

  13. GeLZa says:

    dipeluk lah biar ga kabur dulu….

  14. pushandaka says:

    Sepertinya penting banget, sampai kamu segitunya pengen menunda kepergiannya..

  15. adhymantovani says:

    Ketika blogger saling berkunjung, maka tali silaturahmi akan tetap terjaga. Met kenal ya sob, nice article🙂

  16. yos says:

    Ia masih terus melangkah. Pasti & tanpa henti.

    mantap bener… hehehe

  17. firman says:

    weeheee… ginilah enaknya ngeblog…
    kita nulis pembaca boleh berpersepsi sendiri-sendiri.. beda banget sama buku diktat atau UU.. hehehe.. usul nih.. bikin kusi aja.. kita2 suruh nebah kira2 poemnya tentang apaan… hmm. tentang waktu yah ?

    salam yah..

  18. Adrie says:

    Binguuuuung……..gak ada awalan, tiba2 akhiran….

  19. wi3nd says:

    berhenti diloron9 waktu?

    jadi in9et doraemaon ama pintu ajaibya😀

  20. iyoong says:

    Berkunjuuuung…..

    salam kenal…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: