Pictures Talk: Pesta Blogger 2009

Sewaktu lagi blogwalking, beberapa blog yg gw kunjungi memasang icon Pesta Blogger 2009 yang tinggal menghitung hari. Kayanya acaranya seru & pengen hadir, tapi *Emang gw blogger ya?* ; *Punya blog sih, tapi masih sepi pengunjung..* Akhirnya gw menahan keinginan gw (baca: minder) untuk datang ke acara yang berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2009 di Gd. SMESCO. Sampai tiba2 hari Jumat, 23 Oktober 2009 sore, pihak Bubu.com selaku penyelenggara menawarkan free invitation untuk menghadiri Pesta Blogger 2009 kepada rekan2 di kantor gw. Berhubung teman2 sekantor merasa bukan blogger, alhasil free invitation itu tidak diminati oleh siapapun kecuali gw. Nanya sana sini ke teman2 yang punya blog, ternyata teman gw, Gandi Wibowo, juga niat datang ke hajatan para blogger itu. Akhirnya gw pun memutuskan hadir, selain pengen nambah teman2 blogger, gw juga pengen jadi saksi kemenangan Wijna yang blognya masuk nominasi XL Blog Award kategori blog pariwisata, walaupun akhirnya ga menang juga.

Singkat cerita, di acara itu gw kenalan dengan Cerita Eka, Frozen’s Thought, Soul Harmony, Zulhaq, Macan Gadungan, Gerrilyawan & Juli. Ngobrol & tukar ceritanya seru, tapi foto2nya lebih seru lagi. Yay!! Enjoy the pictures talk..

PB 2009 1

PB 2009 2

PB 2009 3

PB 2009 4

PB 2009 5

PB 2009 6

Buat para pembaca, please info dunk dimana gw bisa dapetin lagu tema Pesta Blogger 2009 yg enak banget itu.. Makasih.. ^^ 

Oh No.. Not That Question Again..

1/10/09 on my way home..

Jadi mau travelling lagi?

Iya..

Kapan?

Insya Allah akhir Oktober atau awal November..

Dan jadinya ke Malang?

Iya..

Koq ga jadi ke Semarang?

Soalnya klo di Semarang jarak ke candinya jauh..

Oh.. Sama siapa?

Sendiri..

Sendiri lagi yaaa.. *Nada suara naik*

Abis gada yang mau nemenin..

Trus yang ke Bangkok jadi?

Jadi.. Insya Allah tahun depan nunggu uangnya kumpul..

Jadi rencananya mau kemana aja?

Jadi daftar tujuannya itu Malang-Mojokerto, Semarang-Temanggung, Penanggungan, Jatim Trip, Jambi, Ayutthaya – Thailand, Siam Reap – Cambodia, Xieng Khouang – Laos, Harappa – Pakistan, Turki Trip, Egypt Trip & Ancient Maya Trip. Amin..

Hmmm.. Jadi nikahnya kapan?

?%(@#”$&^?*/!!!

Cerita-Cerita Hujan..

Hari Minggu, 4 Oktober 2009 pukul 12.00 siang kemarin, gw terbangun dari tidur gw. Bukan, bukannya baru bangun tidur biasa. Cuma saja kondisi badan gw yang lagi nge-drop setelah seminggu penuh lembur bikin gw butuh lebih banyak istirahat di akhir minggu ini. Gw terbangun karena suara turunnya hujan. Fyi, hujan adalah hal yang langka di Bekasi belakangan ini. Menyadari kelangkaan itu, cepat2 gw bangun, mematikan AC kamar & membuka jendela kamar gw selebar2nya. Angin sejuk & aroma paduan air hujan dengan tanah pun segera mengelilingi gw. Segarrr!!

Bicara soal hujan, sebenarnya gw ga terlalu menyukai datangnya mereka. Kenapa? Selain karena hujan kerap kali menjadi sumber (bertambahnya) kemacetan di Jakarta & sekitarnya, alasan sepele lainnya adalah karena ketika musim hujan datang, gw jadi harus selalu membawa jaket & payung di tas gw. *Bawa badan sendiri aja udah berat, ini harus ditambah lagi dengan membawa 2 benda tambahan.. :P* Tapi bagaimana pun juga, hujan selalu punya cerita2 seru yang ga bisa gw lupa..

Cerita Hujan #1.

Masa kecil di Bogor. Saat2 indah sewaktu tinggal di Ciawi, Bogor ketika gw & Desy, sepupu gw, harus berlari2 di antara tetesan gerimis hujan untuk membantu Bik Kokom mengangkat jemuran. *Miss those Bogor times.. :|*

Cerita Hujan #2.

Mei 1996. Romantisme masa kecil alias cinta monyet semasa kelas 1 SMP di tanjakan Boscha, Lembang – Bandung. Menikmati siang berganti malam ditemani angin dingin khas Lembang & rintik2 hujan yang menetes di kepala bersama seorang teman lelaki gw. *Ternyata gw sudah naif sejak kecil.. Hehehe.. :D*

Cerita Hujan #3.

Februari, 1997. Menikmati serunya terperangkap hujan & air pasang di karang Tanah Lot, Bali. Gw ga akan bisa lupa kepanikan ini. Cuaca sewaktu kami datang memang sudah mendung. Berhasil masuk ke dalam karang Tanah Lot dengan sukses, lalu tiba2 hujan pun turun & kami memutuskan tetap berada di sana menunggu hujan reda. Sampai kemudian sepupu gw sadar kalau tinggi air semakin naik & kami semua pun panik. Setelah beberapa menit menunggu namun hujan tak kunjung reda, sang pemandu pun menuntun kami semua untuk keluar dari karang dengan ekstra hati2, walaupun salah satu sepupu gw harus terpeleset. *Miss our happy times, my dear family..*

Cerita Hujan #4.

2 Februari 2007. Masih ingat dengan siklus banjir besar yang melanda Jakarta setiap 5 tahun sekali? Setelah lolos dari efek banjir besar di tahun 2002, akhirnya gw merasakan juga di tahun 2007. Inilah pengalaman terjebak kemacetan di jalan tol dalam kota dengan jarak tempuh Plaza Kuningan – Jatibening selama 6 jam. Turun dari mobil untuk melihat kemungkinan meneruskan jalan di sekitaran cawang, lalu sibuk minta jalan supaya mobil yang gw tumpangi bisa keluar dari antrian, sampai deg2an & kebingungan cari SPBU karena gada 1 orang pun yang ngeh kalau bensin sudah menipis. Dan setelah segala macet terlewati & sampai di tujuan, seisi mobil cuma bisa tertawa lega. *Thanks for riding me home, Boss.. I owe u..*

Cerita Hujan #5.

7 November 2007. Ini cerita tentang nikmatnya sepayung berdua dengan tante gw mengelilingi kompleks Candi Prambanan ketika hujan sedang turun deras2nya. Hujan + Candi = Dramatis. *Coba hujan2an di Ratu Boko yuk, Tante.. :D*

Cerita Hujan #6.

8 November 2007. Belajar dari pengalaman sehari sebelumnya, kali ini gw & tante gw membawa 2 buah payung. Berbekal jaket & payung, gw & tante gw mengelilingi Petilasan Kraton Kotagede di tengah hujan yang mengguyur Yogya dengan lebatnya. Gw masih ingat segarnya air hujan yang menyentuh kulit gw saat itu, ditambah lagi dengan aura Kraton Kotagede yang masih terasa kemegahannya, hari itu terasa sangat menyenangkan. *This is definitely my favorite moment of rainy day.. ^^*

Cerita Hujan #7.

18 Desember 2007. Hujan = quality time? Agree. Gw ga akan lupa pembicaraan 2 manusia yang sedang terjebak hujan maha lebat di tengah2 jalan tol Cipularang sepulang dari Bandung menuju Jakarta bersama seorang lelaki yang adalah sahabat, abang & (bukan) kekasih gw ini. *Bandung + U + Rain = Intimacy..*

Cerita Hujan #8.

24 Juli 2008. Hujan ternyata paling juara kalau dinikmati dengan makanan enak. Malam pertama gw tiba di Singapore, gw disambut dengan ajakan makan malam yang menyenangkan di Restaurant Long Beach yang terletak di Dimpsey Rd. Dan saat gw beserta rekan2 lainnya sedang makan malam di luar ruangan alias outdoor, tiba2 saja hujan membasahi Singapore dengan deras. Dinginnya malam berpadu dengan lezatnya menu Chilli Crab & Roti Mantau ditambah juga dengan obrolan yang seru benar2 bikin hujan malam itu terasa indah. *Thank you all for inviting me to join the Chilli Crab party.. It was a wonderful dinner..*

Cerita Hujan #9.

25 Juli 2008. Inilah cerita hujan2an paling seru karena terjadi di negeri seberang. Hujan2an dengan rute Bishan – City Hall – Redhill – Alexandra hanya untuk berkunjung ke IKEA Store Alexandra, Singapore. Gw ga akan bisa lupa moment ini; kebingungan membaca kode bus yang melewati Alexandra Rd, kehabisan uang receh untuk naik MRT di Redhill sampai akhirnya gw memutuskan untuk membeli tiket langganan MRT. Lalu baliknya hujan2an lagi sambil menenteng belanjaan IKEA & sebuah tripod dengan rute Alexandra – Redhill – City Hall – Bishan – Somerset untuk menonton live music jazz di Singapore Art Museum. Masih belum cukup? Belum. Lepas dari Singapore Art Museum, gw masih harus gerimis2an untuk menyaksikan Night Festival di National Museum of Singapore lalu merasakan naik bus double decker hanya untuk makan durian di Geylang sambil mengeringkan pakaian. Dan kembali pulang ke Bishan di pukul 2.30 pagi. Hari itu = sempurna. *Yeah!! ^^*

Cerita Hujan #10.

19 April 2009. Inilah moment hujan2an paling kritis. Hujan deras turun ketika gw & sahabat lelaki gw berada di bukit Kaliurang setinggi kira2 800 meter dari permukaan laut dengan kabut tebal & jarak pandang yang hanya sekitar 3 meter. Rasa takut & seru berada di garis tipis hati gw saat itu. Syukur alhamdulillah kami berdua bisa tiba di bawah dengan selamat. *Phew..*

Cerita Hujan #11.

21 April 2009. Berlindung dari derasnya hujan yang mengguyur wilayah Sambirejo di dalam candi perwara tengah Kompleks Candi Ijo bersama 3 orang laki2 ajaib. Ketawa2 di dalam candi sambil bicara soal eksistensi komunitas candi & ngemil biskuit kelapa. *Miss u all, guys..*

Rinai hujan basahi aku/ Temani sepi yang mengendap/ Kala aku mengingatmu / Dan semua saat manis itu/ Aku selalu bahagia/ Saat hujan turun/ Karena aku dapat mengenangmu untukku sendiri/ Aku bisa tersenyum/ Sepanjang hari/ Karena hujan pernah menahanmu di sini untukku.. – Hujan by Utopia.