[Packing]
Dictionary – View detailed dictionary
- noun
- pengepakan
- balutan
- pembungkusan
- bungkusan
Pernah mengalami kesulitan packing ketika pertama kali melakukan perjalanan dinas atau liburan? Well, I did. Pengalaman pertama packing gw terbilang norak. Waktu itu gw akan pergi sejak hari Selasa pagi & pulang hari Minggu siang, jadi itu adalah 5 hari perjalanan. Berhubung belum pernah packing untuk perjalanan selama itu, sepertinya isi lemari pakaian gw pindah ke koper besar yang gw bawa waktu itu. Well, everybody has their own first time.
Setelah sekian kali packing, akhirnya kemampuan packing gw pun membaik.
Berikut inilah beberapa tips packing ala gw, semoga bermanfaat.
1. Koper atau Ransel?
Pilihan koper atau ransel sungguhlah merupakan pilihan selera. Tapi kira-kira begini aturan gw.
1-2 hari = ransel; 3 hari lebih = koper
Pilihlah media packing yang paling nyaman dengan situasi perjalanan, kondisi diri & lokasi tujuan. Koper lebih cocok pada jenis perjalanan city trip dengan jangka waktu perjalanan yang panjang, sedangkan ransel lebih sesuai jika dibawa pada jenis perjalanan singkat atau perjalanan yang membutuhkan kepraktisan. Memilih untuk membawa koper pada jenis perjalanan trekking sepertinya cuma akan mempersulit diri sendiri kan?
2. Pakaian, Dilipat atau Digulung?
Membutuhkan sisa tempat yang lebih luas di dalam koper? Gulunglah pakaiannya. Menyimpan pakaian dengan cara digulung dapat menghemat lebih banyak tempat dibandingkan dengan cara dilipat. Selain menghemat tempat, menggulung juga bisa mengurangi kusut pada pakaian.
3. Membungkus Pakaian itu Perlu
Setelah seluruh pakaian tadi digulung, gw menyarankan agar pakaian-pakaian itu dibungkus dengan plastik bening dry cleaning. Tujuannya agar pakaian tersebut terhindar dari noda atau kotoran seperti cairan sabun atau sampo yang bocor. Well, tidak ada yang tau kan bagaimana koper & ransel kalian diperlakukan ketika dimasukkan ke bagasi pesawat.
Plastik dry cleaning tersedia koq di supermarket besar atau meminta lebihan plastik dry cleaning ketika me-laundry pakaian juga bisa.
4. Tas Toiletries (Peralatan Mandi) Khusus
Jika travelling adalah hal rutin, maka memiliki tas toiletries khusus adalah sangat disarankan. Tas ini tentunya berisi peralatan mandi yang akan digunakan selama dalam perjalanan. Selain terhindar dari kelupaan membawa barang-barang mandi pribadi, memiliki tas toiletries khusus travelling akan mempersingkat waktu packing kalian. Ada baiknya juga jika tas toiletries digabung dengan tas yang berisi pakaian dalam, praktis.
Oiya, karena tas toiletries ini seringkali berada di kamar mandi, jadi jangan lupa memilih bahan tas yang kedap air seperti bahan parasut atau yang dilapisi plastik di luarnya.
5. Membawa Handuk, Perlukah?
IMHO, perlu. Hotel besar biasanya selalu menyediakan handuk bersih yang siap digunakan, sedangkan pada hotel melati pada umumnya tidak. Walaupun akan menginap di hotel besar, tapi taukah kalian bahwa dengan membawa handuk sendiri, kalian turut andil dalam mengurangi limbah pencucian yang kerap kali berasal dari hotel-hotel besar. Jadi, pilihan membawa handuk atau tidak ada di tangan kalian.
6. Bagaimana Membawa Sepatu & Tas?
Berbeda dengan liburan, perjalanan dinas seringkali mengharuskan traveller, khususnya wanita, untuk setidaknya membawa 2 jenis sepatu & tas. Berdasarkan pengalaman gw, membawa sepatu kerja (pump shoes atau loafer) hanya dengan dibungkus plastik kresek biasa ternyata merusak bentuk sepatu. Nah, di sinilah pentingnya membawa sepatu dengan menggunakan travel shoes bag agar bentuk sepatu tidak rusak. Saran gw, usahakan memilih shoes bag yang memiliki rangka bentuk daripada yang berbahan kain biasa, shoes bag dengan bentuk tas kain biasa memang lebih menghemat tempat di dalam koper tapi kurang dapat diandalkan untuk menjaga bentuk sepatu. Hal ini berlaku juga untuk menyimpan tas, usahakan membungkus tas dengan cover bag-nya untuk menjaga agar kulit tas tidak rusak selama berada di dalam koper.
7. Menyimpan 1 Set Pakaian
Preparation is the best defense.
Salah satu hal penting yang terlihat sepele adalah memisahkan 1 set pakaian & pakaian dalam untuk disimpan di tas jinjing atau ransel yang kalian bawa. Alasannya? Tentu saja sebagai antisipasi untuk alasan darurat, seperti misalnya koper atau ransel yang kalian masukkan bagasi ternyata hilang atau tertukar. Jika khawatir akan menambah beban tas, pilihlah pakaian dengan bahan ringan seperti katun atau kaus.
8. Selalu Siapkan 1 Tas Cadangan
Ketika berlibur ataupun dalam perjalanan dinas, gw selalu kembali ke kota asal dengan barang sebagai oleh-oleh atau bahkan dengan setumpuk dokumen. Kebiasaan ini pada akhirnya selalu membuat koper gw penuh sesak & semakin berat. Jadi, untuk menghindari semakin beratnya koper gw, gw memilih untuk membawa 1 tas besar cadangan. Ukuran tas ini tidak harus sebesar koper atau ransel utama, setidaknya cukup untuk membawa beberapa barang, tumpukan dokumen atau apapun benda tambahan yang harus kalian bawa ke kota asal.
9. Benda-benda Penting dalam Jangkauan
Benda-benda ini, menurut gw, haruslah berada dekat dalam jangkauan kalian & tidak diletakkan di dalam bagasi. Apa saja?
- Dompet berisi uang, tiket & dokumen perjalanan, kartu debit, kartu kredit, passport ataupun tanda pengenal lainnya. Ketika bepergian, benda-benda ini adalah faktor penting penentu lancar atau tidaknya perjalanan kalian. So, hold them tight!!
- Benda-benda berharga & alat komunikasi. Well, kayanya memang ga ada kan yang mau menyimpan barang-barang berharga & alat komunikasi di dalam bagasi? Hehehe…
- Obat-obatan pribadi. Obat-obatan pribadi yang dijual bebas memang mudah didapat. Tapi bagaimana jika obat yang sangat kalian butuhkan ketika dalam perjalanan adalah jenis obat khusus yang sulit didapat? Lebih baik berantisipasi kan…
- Kacamata baca atau cairan pembersih kontak lens. Liburan & perjalanan dinas tentunya akan sangat terganggu klo penglihatan juga terganggu.
- Perlengkapan make-up. Haha… Kyanya ga usah dalam urusan travelling pun para wanita biasanya sudah menyimpan tas make-up dalam jangkauan.
- Sepasang kaus kaki. Lagi-lagi tentang antisipasi. Alasannya adalah karena kalian tidak pernah tau jika tiba-tiba suhu di dalam pesawat atau kereta menjadi lebih dingin daripada biasanya, atau jika secara darurat kalian harus bermalam di airport atau mungkin juga jika tempat penyewaan sepatu boot di wisata tambang tidak memiliki ukuran sepatu yang pas dengan ukuran kaki kalian; maka sepasang kaus kaki lah jawabannya.
Sekian dan Happy packing!! ^^
*gambar diambil dari sini.



Wempi
04/04/2011
mancaap…
Vinna
06/04/2011
thx om wempi..
Triunt
04/04/2011
Barang2 elektronik enaknya digimanain mbak.
misal DSLR, Laptop, atau charger
Vinna
06/04/2011
kamera biasanya gw bawa sekalian sm tas2nya, laptopn gw masukin di tas bawaan gw, klo charger2 gw satuin di satu tas khusus yg isinya charger kamera, charger hp, charger laptop & kabel2nya.. tas ini juga ga gw masukin ke bagasi..
mawi wijna
04/04/2011
akhirnya diupdate juga dan sepertinya hendak bersiap melancong
Vinna
06/04/2011
siap melancong setelah dpt jatah cuti..
refanidea
04/04/2011
kalau alat kontrasepsi sebaiknya ditaruh mana say..? hahahahaaa….
Anto
05/04/2011
Itu bisa dibeli di c*rcle-k terdekat brother…
Vinna
06/04/2011
nahh.. anto pengalaman bgt tuh, fan..
Anto
05/04/2011
Biasanya kalo packing, pakaian saya gulung… *tp kok kusut juga yah? mungkin cara menggulung saya kurang OK
Trus soal handuk, kalo di hotel disediakan, kayaknya mending pake handuk dari hotel tapi 1 handuk saja yg kita pakai. Pengalaman saya kalo pake handuk yg kita bawa, kalo abis mandi kita masukin tas krn mau pulang atau pindah hotel (incase) handuknya jadi bau…
Oyah, kalo misalnya perjalanan naik kereta, biasanya saya bawa kupluk, slayer dan scarf krn beberapa kali kereta yg saya naiki AC nya bocor… *ndeso gpp sing penting ga masuk angin
Vinna
06/04/2011
1. lo ngegulungnya kurang manteb kali..
2. emng c, tp kan ada solusi yg namanya jemuran.. truz ga usah bawa handuk gede yg lama keringnya, bawa aja handuk kecil.. lo hamparin di bawah lampu ato deket jendela juga sore pas mo dipake lagi udh kering..
3. hahaha.. itu mah sama.. apalagi klo lg ke yk naik ta*s*ka, persiapan jaket, pashmina & kaos kaki..
Gandi Wibowo
11/04/2011
Hmm… jadi udah berapa kali perjalanan dinas (dinas=jalan2, red.) > 2 hari?
peta lokasi wisata setempat ama itinerary jalan2 selepas jam 5 musti masuk ke daftar “benda yang harus berada dekat dalam jangkauan”. kan buat lu perjalanan dinas = wisata hahahahaha
Vinna
12/04/2011
hahaha.. etapi akhirnya gw merasakan juga perjalanan dinas yg bukan jalan2 alias full meeting.. (_ _”)
Gandi Wibowo
13/04/2011
Bwakakakaka… sukur *Tertawa puas*
Pein
20/06/2011
Wah,akhirnya update juga
Walau sebenarnya saya yg ga update disini
Kalo masalah ngegulung pakaian, punya saya kok kusut2 gitu =,=
Udah sering dicoba dengan berbagai cara, alhasil masih tetap kusut
Akhirnya ditinggalin deh =))
Makasih info lainnya ya mbak
bocahrantau
20/07/2011
bagus mbak vinna.. thanks, sangat membantu untuk saya yang mulai menggeluti dunia backpacking..
santi
25/07/2011
tips yang sangat membantu bagi yang sering traveling
Suci Pri Hatiningsih
19/01/2012
aduh, aduh, dirimu punya pengalaman sama ya dengan uci soal packing.
Thanks yaa tips-tipsnya……
Tips yang nggak pernah basi nih, kapan aja pasti kepakai.
Vinna
25/01/2012
hi mba uci…
devi
26/01/2012
thnx kak tipsnya,,,,, saia jd lbh tnang dech dpt tips dr ka”k………
frozzy
15/02/2012
gue termasuk yang milih menggulung daripada melipat, walopun tetep hasilnya kusyut booo… tapi demi space lebih, gpp lah.